PAMEKASAN – Majelis Ratibul Haddad Naghfir akan menggelar kegiatan tasyakuran yang dirangkai dengan pembacaan Ratibul Haddad sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus penguatan spiritual masyarakat, pada Senin, 6 April 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Notaris/PPAT Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn., dan terbuka untuk umum.
Acara ini akan dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, bersama para jamaah serta pengurus majelis dari berbagai daerah.
Pimpinan Majelis Ratibul Haddad Naghfir, Dr. Naghfir, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Majelis ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan untuk memperbanyak dzikir, doa, dan rasa syukur kepada Allah SWT,” ujar Dr. Naghfir dalam keterangannya, Kamis (2 April 2026).
Ia menegaskan, kegiatan tasyakuran dan dzikir bersama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, baik secara spiritual maupun sosial.
“Harapannya, kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat,” tambahnya.
Menurutnya, pembacaan Ratibul Haddad memiliki nilai spiritual yang tinggi karena merupakan amalan yang telah diwariskan oleh para ulama dan terus diamalkan secara turun-temurun.
“Ratibul Haddad bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana untuk menenangkan hati dan memperkuat keimanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kebersamaan dalam majelis dzikir juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara jamaah dan ulama.
“Dengan berkumpul bersama para jamaah dan ulama, kita berharap mendapatkan keberkahan serta mempererat hubungan persaudaraan,” jelasnya.
Dr. Naghfir juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk syukur dan ikhtiar spiritual.
“Melalui majelis ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyatukan doa, dzikir, dan rasa syukur agar kehidupan kita senantiasa dilimpahi keberkahan,” katanya.
Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri oleh jamaah dari berbagai wilayah yang ingin mengikuti pembacaan Ratibul Haddad serta mendengarkan tausiyah dari KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.
Selain menjadi ajang ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara ulama dan masyarakat serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam kehidupan beragama. (*)






