Sepakat! Pemkab Lumajang Berlakukan Satu Tiket dan Satu Harga Wisata Tumpak Sewu

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

serambisumekar.com/, LUMAJANG – Viral tarikan tiket yang berlapis-lapis di wisata Tumpak Sewu Semeru Pronojiwo yang dikeluhkan wisatawan langsung direspon Pemerintah Lumajang. Melalui Dinas Pariwisata, akhirnya dikumpulkan beberapa pengelola, yakni pengelola Goa Tetes, Tumpak Sewu, Grojokan Sewu, BUMDes Sidomulyo, DPMD Kabupaten Lumajang dan Kepala Desa Sidomulyo.

Pertemuan tersebut juga menghadirkan Komisi B DPRD Lumajang selaku mitra Dinas Pariwisata dan pihak kepolisian dari Polsek Pronojiwo. Setelah melakukan diskusi panjang, akhirnya ada beberapa kesepakatan yang dicapai dalam mengelola Tumpak Sewu Semeru secara bersama-sama.

“Alhamdulillah, tadi setelah dilakukan diskusi panjang akhirnya ada kesepakatan bersama dalam pengelolaan wisata Tumpak Sewu Semeru,” ujar Deddy Firmansyah, Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Senin (23/12/2024).

Ada dua poin kesepakatan yang dihasilkan dengan beberapa item yang harus disepakati bersama, yakni :

1. Tiket masuk diberlakukan pada tiga objek wisata (Goa Tetes, Panorama Tumpak Sewu, Panorama Grojokan Sewu) dengan nominal 100 ribu. Rinciannya sebagai berikut :

a. Tiket masuk objek wisata (Goa Tetes, Panorama Tumpak Sewu, Panorama Grojokan Sewu) harga 50 ribu.

b. Tiket masuk pemanfaatan are wisata di Daerah Aliran Sungai (DAS) harga 50 ribu, dengan pembagian sebagai berikut :

– Tiket masuk melalui Tumpak Sewu dengan pembagian 10 ribu untuk Tumpak Sewu, 10 ribu untuk Goa Tetes dan 30 ribu untuk pengelolaan DAS Glidik (PU SDA).

– Tiket masuk melalui Grojokan Sewu dengan pembagian 10 ribu untuk pengelola Grojokan Sewu, 10 ribu 10 ribu untuk Goa Tetes dan 30 ribu pengelolaan DAS Glidik (PU SDA).

– Tiket masuk lewat Goa Tetes dengan pembagian 10 ribu untuk Tumpak Sewu, 20 ribu untuk Goa Tetes dan 20 ribu untuk pengelolaan DAS Glidik (PU SDA).

2. Dengan disepakati hasil pembahasan bersama di atas, yang mana sudah menjadi kesepakatan bersama dalam Ketentuan Teknis Terkait Tiket, maka apabila ditemukan atau ada pelanggaran di masing-masing pengelola akan dikenakan sanksi penertiban oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 35 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengelolaan Daya Tarik Wisata, Bab V sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud ayat (1) berupa A. Teguran Tertulis, B, Penghentian Sementara Kegiatan Usaha, dan C, Pencabutan Perijinan Berusaha.

“Jadi, permasalahan Tumpak Sewu sudah clear dengan One Gate Entrance dengan 1 tiket. Sedangkan penarikan tiket di dasar oleh oknum warga Malang sudah diciduk Polres Malang,” terang politisi Gerindra itu.

Deddy berharap dengan clearnya permasalahan tiket masuk tersebut, Tumpak Sewu Semeru di Kecamatan Pronojiwo akan tetap jadi jujukan wisatawan lokal dan mancanegara. Diharapkan juga dikemudian hari tidak ada lagi polemik yang timbul dan diharapkan semua pihak bisa melaksanakan kesepakatan bersama tersebut.(Yd/Red)

Berita Terkait

Majelis Ratibul Haddad Naghfir Gelar Tasyakuran dan Dzikir Bersama, Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan
9 Pekerja Sunyi di Sumenep Terima Penghargaan Naghfir’s Institute Award 2026
Ketua Baru APTI Sumenep Dilantik, Sinergi Perkuat Daya Saing Tembakau Lokal
Dalami Dunia Kopi dari Hulu ke Hilir, Direktur Naghfir’s Institute Study Kunjungi Rumah Kopi Banyuwangi
Aksi Kemanusiaan Berlanjut, Naghfir’s Institute Sumenep Kirim Bantuan ke Sumatera dan Aceh
Naghfir Institut Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumatera, Dilepas Wabup Sumenep
Dari Madura untuk Nusantara: Naghfir Institute Galang Bantuan Bencana
Konfercab NU Sumenep 2025 Digelar di Annuqayah, Dr. Naghfir Dorong NU Kembali ke Khittah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:03

Majelis Ratibul Haddad Naghfir Gelar Tasyakuran dan Dzikir Bersama, Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:55

9 Pekerja Sunyi di Sumenep Terima Penghargaan Naghfir’s Institute Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:15

Ketua Baru APTI Sumenep Dilantik, Sinergi Perkuat Daya Saing Tembakau Lokal

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:14

Dalami Dunia Kopi dari Hulu ke Hilir, Direktur Naghfir’s Institute Study Kunjungi Rumah Kopi Banyuwangi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:04

Naghfir Institut Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumatera, Dilepas Wabup Sumenep

Berita Terbaru